


Ditpolairud Polda Kalimantan Barat melalui Unit Patroli Sukalanting melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat pesisir. Program ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, serta kepedulian terhadap kelompok rentan dan masyarakat maritim.Kegiatan berlangsung pada Kamis, 08 Januari 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, berlokasi di wilayah hukum Unit Patroli Sukalanting. Turut hadir dalam kegiatan ini Komandan KP. SEMPADI VI-1005 Sukalanting, Aipda Ayi Gunawan, SH, bersama personel Briptu Ferdi Maulana. Mereka berinteraksi langsung dengan warga Desa Sukalanting yang mayoritas bekerja sebagai nelayan tradisional dan menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut serta perairan sungai.Sebagai wujud nyata kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat pesisir, Komandan kapal dan personel membagikan tiga paket sembako kepada warga nelayan yang tergolong kurang mampu. Pembagian bantuan ini diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, berdasarkan hasil pemantauan dan pendataan sebelumnya. Setiap paket bantuan berisikan:Beras 5 kilogramGula pasir 1 kilogramTelur ayam 10 butirMie instan 10 bungkusSusu kental manis 1 kalengMinyak goreng 1 kilogramTeh celup 1 kotakSelain melakukan penyerahan sembako, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh personel KP. SEMPADI VI-1005 untuk melakukan komunikasi sosial dengan warga. Komandan kapal memberikan arahan mengenai keselamatan di perairan, pentingnya penggunaan alat keselamatan saat beraktivitas melaut, serta mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi. Interaksi ini berlangsung dengan penuh keakraban dan diterima dengan hangat oleh masyarakat.Perwakilan warga yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Ditpolairud Polda Kalbar, khususnya personel KP. SEMPADI VI-1005 Sukalanting. Mereka mengapresiasi bahwa Polairud tidak hanya menjalankan tugas patroli perairan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat pesisir, terutama saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil dan hasil tangkapan nelayan menurun.Program Polisi Penolong ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperkuat hubungan humanis antara aparatur negara dan warga. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat maritim dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di wilayah perairan Sukalanting.


