Rabu, April 22, 2026
Memuat data cuaca...
sumber: bmkg.go.id
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaEvakuasi Kemanusiaan di Pelabuhan Senghie: Polairud Tanjung Pulau Bantu Penumpang Lansia Penderita...

Evakuasi Kemanusiaan di Pelabuhan Senghie: Polairud Tanjung Pulau Bantu Penumpang Lansia Penderita Stroke

PONTIANAK – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan dedikasi pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan bagi para pengguna jasa transportasi air. Pada Rabu pagi (22/4/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melaksanakan aksi Polisi Penolong dengan membantu evakuasi seorang lansia penderita stroke di Dermaga Pelabuhan Senghie, Kota Pontianak.

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus saat tiba di pelabuhan.

Pendampingan dan Evakuasi Penumpang Kelompok Rentan

Sekitar pukul 09.00 WIB, Kapal KM. BONE 02 yang bertolak dari Teluk Batang tiba dan bersandar di Dermaga Pelabuhan Senghie. Personel KP. VI-10-12 yang tengah berjaga mendapati salah satu penumpang lansia mengalami kesulitan luar biasa untuk turun dari kapal. Penumpang tersebut diketahui menderita sakit stroke yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik secara signifikan.

Melihat kondisi tersebut, personel Polairud segera melakukan tindakan responsif. Petugas membantu dengan cara menggandeng serta mengangkat penumpang tersebut melewati tangga kapal yang cukup curam menuju area dermaga. Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, petugas memastikan penumpang tersebut beristirahat dengan nyaman di kursi tunggu pelabuhan sembari didampingi hingga keluarga penjemput tiba di lokasi.

Implementasi Nyata Program Polisi Penolong

Aksi ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau menegaskan bahwa kehadiran polisi di pelabuhan harus menjadi sandaran utama bagi warga yang mengalami keterbatasan fisik.

“Pelayanan kepada penyandang disabilitas dan lansia penderita sakit seperti stroke adalah prioritas kemanusiaan kami. Area dermaga memiliki risiko keselamatan yang tinggi bagi warga yang sulit berjalan. Kami hadir untuk memastikan proses kepulangan penumpang berjalan aman, terhormat, dan bebas dari risiko kecelakaan,” ujar perwakilan unit patroli.

Apresiasi dari Keluarga dan Penumpang KM. BONE 02

Penumpang lansia tersebut beserta pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas kesigapan dan kelembutan personel Ditpolairud Polda Kalbar dalam memberikan bantuan. Aksi angkut dan gandeng yang dilakukan petugas dirasakan sangat membantu meringankan beban fisik keluarga selama proses debarkasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi serta laporan resmi telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan PJU Ditpolairud sebagai laporan pengabdian harian di wilayah hukum perairan Kalimantan Barat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

COMMANDER WISHspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments