
PALOH – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat di wilayah perbatasan. Pada Selasa pagi (5/5/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-11 Wilayah Paloh melaksanakan aksi Polisi Penolong dengan membantu nelayan tradisional melakukan perawatan sarana melaut di Penyeberangan Sungai Sumpit, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi pengamanan, tetapi juga dalam membantu aktivitas keseharian warga pesisir.
Gotong Royong Perawatan Sarana Melaut
Sekitar pukul 10.00 WIB, saat melaksanakan patroli sambang pesisir, personel KP. VI-10-11 menjumpai nelayan tradisional asal Merbau yang sedang melakukan perawatan berkala pada armada tangkapnya. Petugas segera bergabung dan membantu proses pengecatan perahu milik nelayan tersebut.
Pengecatan ulang perahu sangat penting bagi nelayan untuk melindungi lambung kapal dari korosi dan pelapukan akibat air laut, sehingga usia pakai perahu dapat lebih lama. Aksi gotong royong ini menjadi simbol sinergi yang kuat antara Polairud dan masyarakat nelayan di wilayah Paloh dalam menjaga produktivitas sektor perikanan lokal.
Imbauan Keselamatan dan Kewaspadaan Cuaca
Sembari membantu pengecatan, anggota KP. VI-10-11 Wilayah Paloh turut memberikan edukasi terkait Safety at Sea. Petugas mengingatkan nelayan untuk selalu memperhatikan aspek-aspek berikut:
- Kesiapan Alat Tangkap: Selalu memeriksa kondisi jaring dan mesin sebelum berangkat melaut guna menghindari kendala teknis di tengah laut.
- Perlengkapan Keselamatan: Menghimbau penggunaan jaket pelampung (life jacket) sebagai standar keselamatan utama.
- Faktor Cuaca: Mengingatkan nelayan untuk terus memantau kondisi cuaca di perairan perbatasan guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat gelombang tinggi.
Implementasi Nyata Program Polisi Penolong
Kegiatan ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. VI-10-11 Wilayah Paloh menegaskan bahwa misi personel adalah menjadi pelindung, pengayom, dan penolong bagi setiap kesulitan masyarakat pesisir.
Nelayan tradisional Merbau yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian personel Polairud Marnit Paloh. Kehadiran polisi dirasakan membawa rasa aman dan membantu meringankan beban pekerjaan mereka. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.


