
PALOH – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat secara konsisten terus menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung denyut nadi perekonomian masyarakat pesisir. Pada Minggu pagi (17/5/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-11 Wilayah Paloh melaksanakan aksi Polisi Penolong dengan menyambangi dan membantu nelayan tradisional di Pelabuhan Tradisional Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Aksi gotong royong di wilayah perbatasan ini berfokus pada penyiapan alat tangkap agar para nelayan dapat melaut dengan optimal dan aman.
Sinergi Nyata Meringankan Beban Nelayan Tradisional
Sekitar pukul 10.00 WIB, saat menggelar patroli sambang dialogis di kawasan pesisir, personel KP. VI-10-11 mendapati sejumlah nelayan tradisional yang tengah mengalami kendala dengan jaring tangkap mereka yang mengalami kerusakan (robek). Menyadari bahwa jaring merupakan aset utama bagi kelangsungan mata pencaharian nelayan, petugas segera merapat untuk memberikan bantuan fisik.
Petugas bersama nelayan setempat bergotong royong merajut dan memperbaiki jaring yang rusak agar laik digunakan kembali. Kehadiran personel Polairud di lapangan ini tidak sekadar meringankan beban kerja fisik, melainkan juga mempercepat waktu persiapan armada sehingga para nelayan dapat segera kembali melaut tanpa hambatan teknis yang berarti.
Imbauan Keselamatan dan Pemantauan Cuaca
Sembari membantu memperbaiki alat tangkap, anggota KP. VI-10-11 Wilayah Paloh juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait Safety at Sea. Petugas menekankan beberapa poin krusial kepada para nelayan:
- Kewaspadaan Cuaca: Mengimbau nelayan untuk selalu memeriksa prakiraan cuaca terkini dari BMKG sebelum memutuskan bertolak ke laut lepas.
- Kelayakan Alat Tangkap: Mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi jaring dan kesiapan kapal secara menyeluruh demi menghindari kendala di tengah laut.
- Perangkat Keselamatan: Menekankan kewajiban membawa alat keselamatan diri seperti life jacket atau pelampung pada setiap kompartemen kapal.
Implementasi Nyata Program Polisi Penolong
Kegiatan humanis ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. VI-10-11 Wilayah Paloh menegaskan bahwa kedekatan emosional antara petugas dan warga pesisir merupakan kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas perairan yang kondusif.
Perwakilan nelayan tradisional Merbau menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih atas bantuan sigap yang diberikan oleh Personel Polairud Marnit Paloh. Sinergitas yang erat ini diharapkan terus terjaga dengan baik. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


