
PONTIANAK – Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa bantuan pertolongan kepada penumpang KM. Bintang Group yang hendak berlayar menuju Radak. Bantuan diberikan karena kondisi air laut sedang surut sehingga menyulitkan penumpang untuk naik ke atas kapal.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Dermaga Pelabuhan Seng Hie Pedalaman, Kalimantan Barat. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 tanggal 10 Oktober 2025 tentang Polisi Penolong, sebuah program nasional yang mendorong personel Polairud untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perairan.
Air Surut, Jarak Dermaga dan Kapal Terlalu Tinggi
Berdasarkan laporan yang diterima dari Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau kepada Direktur Polairud Polda Kalbar, kondisi air di Pelabuhan Seng Hie Pedalaman saat itu sedang surut. Akibatnya, posisi dermaga menjadi lebih tinggi dibandingkan dek kapal. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi para penumpang KM. Bintang Group yang akan berangkat menuju Radak, terutama lansia, anak-anak, dan penumpang yang membawa barang bawaan.
Melihat situasi tersebut, personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau yang sedang bertugas di lokasi segera mengambil inisiatif untuk membantu. Mereka turun langsung membantu para penumpang naik ke atas kapal dengan aman. Bantuan diberikan secara humanis, mulai dari menuntun penumpang, membantu membawa barang bawaan, hingga memastikan tidak ada penumpang yang terjatuh atau mengalami kesulitan saat menaiki kapal.
“Kami melihat sendiri bagaimana para penumpang kesulitan karena jarak dermaga dan kapal terlalu tinggi. Karena itu, kami langsung membantu agar mereka bisa naik dengan aman dan nyaman. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” ujar Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau.
Wujud Nyata Polisi Penolong di Wilayah Perairan
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program Polisi Penolong yang digagas oleh Korps Polairud Baharkum Polri. Program ini bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan hidup dari sektor perairan. Kehadiran personel Polairud di dermaga tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan membantu kesulitan masyarakat secara langsung.
Personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau juga memberikan himbauan kepada para penumpang dan awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan. Mereka diingatkan untuk mematuhi prosedur keselamatan berlayar, seperti menggunakan pelampung, tidak melebihi kapasitas muatan, serta memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat. Himbauan ini disampaikan dengan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.
Apresiasi dari Penumpang dan Awak Kapal
Para penumpang KM. Bintang Group menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh personel Polairud. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi penumpang yang sudah lanjut usia dan membawa banyak barang.
“Terima kasih kepada Bapak Polairud yang sudah membantu kami naik ke kapal. Kalau tidak dibantu, mungkin kami akan kesulitan dan memakan waktu lama. Semoga Polairud semakin sukses dan selalu dekat dengan masyarakat,” ucap salah satu penumpang.
Awak KM. Bintang Group juga mengapresiasi kehadiran personel Polairud di dermaga. Mereka merasa terbantu karena proses naik turun penumpang menjadi lebih tertib dan aman.
Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada insiden yang terjadi selama proses bantuan berlangsung. Personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau menunjukkan profesionalisme dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Kegiatan “Polisi Penolong” ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di Pelabuhan Seng Hie Pedalaman, tetapi juga di berbagai dermaga dan wilayah perairan lainnya di Kalimantan Barat. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polairud, semakin meningkat.


