
PONTIANAK – Menunjukkan komitmen pelayanan yang sigap, tanggap, dan mengutamakan keselamatan masyarakat perairan, jajaran Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) senantiasa hadir memberikan aksi nyata di titik-titik rawan aktivitas perhubungan air. Melalui konsistensi pelaksanaan program unggulan Polisi Penolong, personel Ditpolairud Polda Kalbar dari unit Kapal Patroli KP. VI-10-12 Tanjung Pulau membantu para Anak Buah Kapal (ABK) dan penumpang menurunkan sepeda motor dari atas kapal melintasi jembatan papan di Dermaga Pelabuhan Senghie Pedalaman, Kota Pontianak, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan pelayanan humanis tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB. Saat melakukan pemantauan ketertiban dan keamanan di kawasan Pelabuhan Senghie Pedalaman, personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau mendapati proses penurunan kendaraan roda dua milik penumpang dari kapal KM. BONE 02 yang mengalami kendala teknis dan risiko keselamatan tinggi.
Mengatasi Akses Titian Darurat dan Menjamin Keselamatan Kendaraan Penumpang
Kondisi jalur evakuasi kendaraan dari geladak KM. BONE 02 menuju lantai dermaga hanya menggunakan selembar papan kayu sempit sebagai jembatan titian. Lebar akses yang terbatas serta potensi kemiringan dan kelinciran papan kayu tersebut membuat ABK maupun pemilik kendaraan berada dalam bahaya tinggi tergelincir atau tercebur ke dalam aliran sungai.
Melihat bahaya yang mengintai, personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau secara sigap memegang sisi-sisi sepeda motor serta membantu menahan dan memandu dorongan kendaraan secara perlahan melintasi jembatan papan hingga mendarat dengan aman di atas dermaga.
Aksi kepedulian sosial dan mitigasi risiko yang disalurkan personel Polairud Polda Kalbar ini berfokus pada beberapa poin krusial:
- Mencegah Kecelakaan Perairan (Zero Accident): Menghindarkan risiko sepeda motor terjatuh ke dalam sungai akibat kehilangan keseimbangan saat melintasi titian papan kayu.
- Membantu Beban Kerja ABK dan Penumpang: Memberikan bantuan tenaga fisik langsung guna mempermudah serta mempercepat proses pembongkaran muatan kendaraan dari kapal.
- Memperkuat Rasa Aman dan Kehadiran Polri: Menegaskan kehadiran anggota kepolisian perairan yang proaktif, ramah, serta siap memberikan pertolongan solutif di titik-titik rawan aktivitas pelabuhan tradisional.
Penguatan Implementasi Program Polisi Penolong Baharkam Polri
Pelaksanaan kegiatan sosial ini berpedoman pada instruksi Surat Telegram Kakorpolairud Baharkam Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 tanggal 10 Oktober 2025 tentang Program Polisi Penolong. Instruksi ini mengamanatkan seluruh jajaran Polairud untuk senantiasa peka, proaktif, responsif, serta hadir menjadi pengayom dan penolong yang solutif atas berbagai kendala operasional warga di wilayah perairan.
Aksi cepat yang ditunjukkan personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau di Pelabuhan Senghie Pedalaman terbukti tidak hanya mengamankan harta benda warga, tetapi juga kian memperkuat tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Apresiasi dari ABK dan Pemilik Kendaraan
ABK kapal KM. BONE 02 beserta pemilik sepeda motor menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan fisik serta kesigapan personel Ditpolairud Polda Kalbar.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak Polairud KP. VI-10-12 Tanjung Pulau. Tanpa bantuan ditahan dan didorong bersama pak polisi, kami sangat khawatir motor bisa tergelincir jatuh ke sungai karena papannya licin dan sempit,” ungkap salah seorang ABK kapal di lokasi.
Seluruh rangkaian kegiatan aksi sosial Polisi Penolong yang dilaksanakan oleh personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau di Dermaga Pelabuhan Senghie Pedalaman tersebut berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, lancar, dan kondusif.


