Jumat, Oktober 23, 2026
Memuat data cuaca...
Sumber: BMKG
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDitpolairud Polda Kalbar KP. VI-10-11 Paloh Gelar Forum Dialog Kemitraan Kamtibmas Bersama...

Ditpolairud Polda Kalbar KP. VI-10-11 Paloh Gelar Forum Dialog Kemitraan Kamtibmas Bersama Nelayan Tradisional Merbau

PALOH, SAMBAS – Menegaskan komitmen pengayoman yang proaktif, humanis, serta berorientasi pada penyelesaian masalah (problem-solving policing) di wilayah perbatasan pesisir, jajaran Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) senantiasa hadir merangkul warga. Memenuhi arahan Direktur Polairud Polda Kalbar, personel unit Kapal Patroli KP. VI-10-11 Paloh menggelar forum dialog dan curhat kemitraan Kamtibmas bersama para nelayan tradisional serta tokoh masyarakat di Pelabuhan Tradisional Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan komunikasi sosial yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak lima orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat pesisir serta kelompok nelayan tradisional Merbau berkumpul bersama personel KP. VI-10-11 Paloh untuk mendiskusikan dinamika keselamatan pelayaran, kondisi ekonomi kelautan, dan stabilitas keamanan perairan di kawasan Markas Unit (Marnit) Paloh.

Menyerap Aspirasi Nelayan dan Solusi Keselamatan Pelayaran

Dalam sesi dialog terbuka ini, para nelayan tradisional menyampaikan beberapa kendala harian yang berdampak langsung pada mata pencaharian mereka. Beberapa keluhan utama yang diutarakan antara lain penurunan hasil tangkapan laut serta perubahan cuaca ekstrem yang kerap membahayakan keselamatan saat bertolak melaut.

Merespon aspirasi dan kendala teknis tersebut, jajaran personel KP. VI-10-11 Paloh memberikan tanggapan solutif, edukasi keselamatan, dan imbauan Kamtibmas, di antaranya:

  • Penguatan Pembinaan dan Bimbingan Masyarakat (Binmas/Binluh): Meningkatkan pemantauan serta pendampingan edukatif secara berkala bagi kelompok nelayan tradisional agar memiliki ketahanan operasional di laut.
  • Prioritas Keselamatan Jiwa (Safety at Sea): Mewajibkan setiap kapal/perahu nelayan dilengkapi dengan alat keselamatan standar, seperti rompi pelampung (life jacket) dan ban penyelamat (lifebuoy).
  • Navigasi Malam Hari: Mengimbau secara tegas agar perahu nelayan menyalakan lampu isyarat penerangan (navigation lights) saat beroperasi pada malam hari guna mencegah risiko tabrakan antarkapal di alur pelayaran.
  • Sinergi Kamtibmas Berbasis Masyarakat: Mengajak para tokoh masyarakat dan nelayan untuk aktif melapor dan berkolaborasi dalam menjaga ketertiban perairan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Memperkuat Silaturahmi dan Kepercayaan Publik di Wilayah Perbatasan

Melalui forum dialog ini, jajaran KP. VI-10-11 Paloh tidak hanya berhasil menyerap informasi terkini seputar dinamika keamanan di wilayah Marnit Paloh, tetapi juga memperkokoh tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga pesisir Kecamatan Paloh.

Langkah kepolisian berbasis dialog kemanusiaan ini sejalan dengan komitmen penguatan Polisi Penolong untuk menghadirkan rasa aman, mendengar langsung pergumulan warga, serta membangun kebersamaan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan di kawasan perairan perbatasan Indonesia.

Para nelayan dan tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian serta respon cepat yang ditunjukkan oleh personel Polairud Marnit Paloh. Seluruh rangkaian kegiatan dialog dan curhat Kamtibmas di Pelabuhan Tradisional Merbau tersebut berlangsung dalam suasana yang kekeluargaan, aman, lancar, dan kondusif.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

COMMANDER WISHspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments