
MUARA JUNGKAT – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah perairan Muara Jungkat baru-baru ini menyisakan kerusakan pada fasilitas milik warga pesisir. Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat melalui Unit Patroli Muara Jungkat bergerak cepat memberikan bantuan pada Jumat pagi (20/2/2026).
Personel Kapal Patroli (KP) PENATA VI-1006 melaksanakan aksi nyata “Polisi Penolong” dengan membantu perbaikan infrastruktur sederhana milik masyarakat yang terdampak cuaca buruk.
Wujud Kepedulian di Wilayah Pesisir
Sekitar pukul 09.00 WIB, anggota KP. PENATA VI-1006 mendapati salah satu warga Jungkat, Saudara Fauzi Rasid, yang sedang kesulitan memperbaiki atap tempat tambatan sampannya. Atap tersebut terlepas akibat terjangan angin kencang yang terjadi di wilayah perairan tersebut.
Tanpa menunda waktu, para personel Polri turun langsung membantu proses perbaikan dan pemasangan kembali atap tambatan. Kehadiran petugas di tengah masyarakat pesisir ini bertujuan untuk meringankan beban warga sekaligus memastikan fasilitas pendukung aktivitas nelayan dapat berfungsi kembali.
Implementasi Program Polisi Penolong
Kegiatan sosial ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan publik melalui kehadiran yang solutif di setiap kegiatan masyarakat.
Komandan KP. PENATA VI-1006 menyatakan bahwa tugas kepolisian perairan tidak hanya fokus pada patroli keamanan, tetapi juga mencakup aspek kemanusiaan dan kepedulian sosial guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat pesisir.
Apresiasi dari Masyarakat Jungkat
Aksi humanis ini mendapat apresiasi langsung dari warga. Saudara Fauzi Rasid bersama rekan-rekan nelayan lainnya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh jajaran Ditpolairud Polda Kalbar.
“Bantuan dari bapak-bapak Polairud sangat berarti bagi kami. Dengan diperbaikinya atap tambatan ini, sampan kami kembali terlindungi. Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran polisi yang peduli dengan kesulitan kami,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Laporan dedikasi ini telah disampaikan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan jajaran PJU sebagai bukti komitmen Polri dalam melayani masyarakat Kalimantan Barat secara menyeluruh.


