
PALOH – Jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat nelayan di wilayah perbatasan. Pada Kamis pagi (26/2/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-11 Wilayah Paloh melaksanakan aksi nyata dalam program “Polisi Penolong” di Pelabuhan Tradisional Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk hadir secara humanis guna mendukung aktivitas ekonomi sekaligus memastikan keselamatan para nelayan tradisional.
Gotong Royong Memelihara Alat Produksi Nelayan
Sekitar pukul 10.00 WIB, personel KP. VI-10-11 menyambangi kelompok nelayan di pesisir Merbau. Tidak sekadar berkunjung, anggota Polri tersebut turut membaur dan membantu nelayan membersihkan alat tangkap ikan yang baru saja digunakan. Pembersihan alat tangkap ini penting untuk menjaga keawetan sarana kerja nelayan agar tetap optimal saat digunakan kembali untuk mencari nafkah.
Aksi gotong royong ini menjadi momentum bagi Polairud untuk mendengarkan keluh kesah serta aspirasi masyarakat pesisir secara langsung, sehingga terjalin komunikasi dua arah yang harmonis.
Edukasi Keselamatan di Perbatasan Perairan
Sembari membantu pekerjaan fisik, anggota KP. VI-10-11 Wilayah Paloh memberikan edukasi krusial mengenai keselamatan di laut. Mengingat kondisi cuaca di perairan Paloh yang sering berubah, petugas mengingatkan para nelayan untuk:
- Cek Kondisi Cuaca: Menghimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan.
- Pemeriksaan Alat: Selalu memastikan kondisi mesin dan alat tangkap dalam keadaan baik demi meminimalisir kendala teknis di tengah laut.
- Alat Keselamatan: Menekankan pentingnya membawa alat keselamatan diri sebagai standar wajib saat beraktivitas di perairan.
Implementasi Program Polisi Penolong
Kegiatan ini mengacu pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Dengan terjun langsung membantu aktivitas nelayan, Polairud berupaya meningkatkan kepercayaan publik (public trust) dan memastikan situasi kamtibmas di pesisir Sambas tetap kondusif.
Apresiasi dari Nelayan Merbau
Para nelayan tradisional di Pelabuhan Merbau menyambut positif kehadiran personel Polairud. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya petugas yang mau ikut serta dalam pekerjaan teknis nelayan dan memberikan informasi keselamatan yang bermanfaat.
“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak Polairud Paloh atas bantuannya. Perhatian seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dan aman saat bekerja,” ujar salah satu nelayan.
Kegiatan berjalan dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar. Laporan dedikasi ini telah disampaikan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar sebagai bukti pelayanan prima di wilayah hukum perairan Kalimantan Barat.


