
PALOH – Personel Ditpolairud Polda Kalbar wilayah Paloh terus memperkuat sinergitas dengan masyarakat pesisir di ujung utara Kalimantan Barat. Pada Sabtu pagi (14/02/2026), anggota KP. VI-10-11 melaksanakan aksi humanis di Pelabuhan Tradisional Liku, Kecamatan Paloh, sebagai bagian dari program unggulan “Polisi Penolong”.
Tidak hanya melakukan patroli keamanan, para personel kepolisian perairan ini terjun langsung membantu nelayan tradisional yang sedang mengalami kendala pada alat tangkap mereka.
Bantu Perbaiki Jaring: Wujud Kepedulian Tanpa Sekat
Melihat seorang nelayan yang tengah sibuk memperbaiki jaring ikan yang rusak di dermaga, personel KP. VI-10-11 Wilayah Paloh segera menghampiri dan menawarkan bantuan. Dengan telaten, petugas turut membantu merajut kembali bagian jaring yang putus agar alat tangkap tersebut dapat segera digunakan kembali untuk melaut.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polairud terhadap keberlangsungan ekonomi nelayan kecil, di mana jaring yang laik pakai merupakan kunci utama dalam mencari nafkah di laut.
Edukasi Keselamatan dan Cuaca
Sembari membantu memperbaiki jaring, personel Polairud juga melakukan dialog interaktif dengan memberikan imbauan penting terkait keselamatan pelayaran (safety at sea). Beberapa poin yang ditekankan antara lain:
- Pentingnya memeriksa kondisi alat tangkap secara rutin.
- Selalu memantau prakiraan cuaca sebelum memutuskan untuk berangkat melaut.
- Memastikan ketersediaan alat keselamatan di atas kapal.
“Kami ingin memastikan nelayan tidak hanya lancar dalam bekerja, tetapi juga pulang dengan selamat menemui keluarga di rumah,” ujar salah satu personel di lapangan.
Apresiasi dari Nelayan Liku
Para nelayan tradisional di Pelabuhan Liku menyambut hangat kehadiran dan bantuan dari pihak kepolisian. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan fisik serta informasi keselamatan yang diberikan, yang dirasa sangat bermanfaat bagi aktivitas harian mereka.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini berakhir dengan situasi yang aman dan kondusif, menciptakan hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan warga perbatasan.


