
KUBU RAYA – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk pada hari libur. Wujud nyata pelayanan tersebut terlihat pada Minggu pagi, 29 Maret 2026, saat personel Kapal Patroli KP VI-10-05 Rasau Jaya melaksanakan aksi kemanusiaan bertajuk “Polisi Penolong” di dermaga penyeberangan wilayah hukum Unit Patroli Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polairud dalam memastikan aktivitas masyarakat pesisir tetap berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya dalam proses distribusi logistik melalui jalur perairan. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas warga bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, personel KP VI-10-05 yang sedang bersiaga dan memantau aktivitas di dermaga melihat seorang warga, Bapak Firman, pemilik motor air, tengah memuat barang belanjaan dalam jumlah cukup banyak ke atas kapalnya. Melihat kondisi tersebut, personel Polairud dengan sigap turun tangan membantu mengangkat, menyusun, dan menata barang-barang logistik tersebut agar dapat dimuat dengan aman dan seimbang.
Langkah cepat yang dilakukan personel Polairud itu tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga bertujuan untuk memastikan tata letak muatan tidak mengganggu stabilitas kapal saat berlayar. Penataan muatan yang baik sangat penting dalam transportasi perairan, karena berpengaruh langsung terhadap keselamatan pelayaran, khususnya di wilayah pesisir yang masih mengandalkan sarana angkut air untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Bantuan yang diberikan ini sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran Polri, khususnya Ditpolairud Polda Kalbar, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan keterlibatan langsung di lapangan, proses pemuatan logistik dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan aman, sehingga warga dapat melanjutkan perjalanan dengan rasa nyaman dan tenang.
Tidak hanya membantu secara fisik, personel Polairud Rasau Jaya juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi keselamatan berlayar kepada masyarakat pengguna jasa transportasi air. Imbauan yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya mematuhi aturan keselamatan pelayaran, baik oleh pemilik kapal maupun penumpang.
Petugas mengingatkan agar setiap pengguna transportasi air selalu memperhatikan kapasitas muatan, sehingga barang dan penumpang yang diangkut tidak melebihi batas kemampuan sarana angkut. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum berangkat, termasuk memeriksa kondisi perairan dan memastikan kelengkapan alat keselamatan tersedia dengan baik di atas kapal.
Edukasi ini dinilai penting karena keselamatan di perairan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan kesadaran seluruh pengguna transportasi sungai dan pesisir. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlayar, diharapkan risiko kecelakaan di perairan dapat diminimalkan.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program Polisi Penolong, sebagaimana merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025. Program ini menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri yang humanis, responsif, dan siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.
Komandan KP VI-10-05 Rasau Jaya menegaskan bahwa bantuan langsung kepada warga di tengah aktivitas keseharian merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Pelayanan yang diberikan tidak selalu dalam bentuk penegakan hukum, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memberi dampak besar bagi warga, terutama di wilayah pesisir yang sangat bergantung pada akses transportasi perairan.
Menurutnya, pelayanan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat atau public trust terhadap institusi Polri. Ketika polisi hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan penolong masyarakat, maka kedekatan emosional antara warga dan kepolisian akan semakin kuat.
Bapak Firman, warga yang menerima bantuan tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesigapan personel Ditpolairud Polda Kalbar. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas, terutama saat harus memuat barang logistik dalam jumlah besar ke atas motor air miliknya.
Bagi masyarakat pesisir, aktivitas pengangkutan barang melalui jalur air merupakan bagian penting dari rutinitas harian. Karena itu, dukungan dan perhatian dari aparat kepolisian menjadi hal yang sangat berarti dalam menunjang kelancaran aktivitas mereka. Bantuan kecil namun nyata seperti ini dinilai mampu menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Aksi kemanusiaan yang dilakukan personel KP VI-10-05 Rasau Jaya ini kembali menegaskan bahwa pelayanan prima Polri kepada masyarakat tidak mengenal waktu, termasuk di hari libur. Di tengah kebutuhan masyarakat pesisir akan keamanan dan dukungan dalam aktivitas perairan, Polairud Polda Kalbar hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus penolong yang selalu siap membantu.


