
PONTIANAK – Dedikasi Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat dalam memberikan pelayanan prima terus ditunjukkan melalui aksi-aksi kemanusiaan yang nyata. Pada Minggu pagi (1/3/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melaksanakan giat “Polisi Penolong” di Dermaga Senghie Pontianak untuk membantu seorang warga sakit yang hendak pulang ke kampung halamannya.
Aksi sigap ini merupakan komitmen Polri untuk memastikan masyarakat dengan kebutuhan khusus mendapatkan akses transportasi perairan yang aman, terutama bagi pasien pasca-pengobatan.
Membantu Kepulangan Pasien Pasca-Berobat
Sekitar pukul 09.00 WIB, personel KP. VI-10-12 mendapati seorang ibu yang merupakan penumpang KM. Sumber Anyar sedang kesulitan untuk naik ke atas kapal. Penumpang tersebut menggunakan kursi roda akibat menderita sakit stroke dan baru saja menjalani pengobatan jalan di salah satu rumah sakit di Pontianak untuk selanjutnya pulang menuju Desa Radak, Kecamatan Terentang.
Mengingat kondisi fisik dermaga dan kapal motor yang tidak landai, personel Polairud segera mengambil inisiatif untuk membantu mengangkat ibu tersebut beserta kursi rodanya dengan hati-hati. Petugas memastikan pasien dapat masuk ke dalam kabin kapal motor dengan aman dan nyaman sebelum kapal lepas sandar dari Dermaga Senghie.
Implementasi Program Polisi Penolong Baharkam Polri
Kegiatan ini mengacu pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Program ini mengamanatkan agar setiap personel Polairud hadir memberikan bantuan fisik dan moril kepada masyarakat perairan yang membutuhkan penanganan khusus.
Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau menegaskan bahwa tugas kepolisian di dermaga bukan hanya sekadar patroli keamanan, tetapi juga menjadi pelayan yang responsif terhadap kondisi darurat penumpang, terutama lansia dan warga yang sedang sakit.
Apresiasi dari Pihak Keluarga
Pihak keluarga penumpang menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas bantuan tulus yang diberikan oleh jajaran Ditpolairud Polda Kalbar. Bantuan tenaga dari petugas dirasa sangat membantu proses embarkasi yang cukup sulit bagi pengguna kursi roda di area dermaga tradisional.
“Terima kasih banyak bapak-bapak Polairud. Bantuan ini sangat memudahkan kami untuk membawa ibu kembali ke Desa Radak dengan selamat,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Laporan dedikasi ini telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar sebagai wujud nyata pengabdian Polri di wilayah perairan Kalimantan Barat.


