
KUBU RAYA – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus menunjukkan dedikasi dalam memfasilitasi aktivitas transportasi masyarakat pesisir. Pada Rabu pagi (18/3/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-08 Batu Ampar melaksanakan aksi “Polisi Penolong” di area dermaga Pelabuhan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.
Aksi ini difokuskan pada bantuan teknis guna menjamin keselamatan kendaraan dan kenyamanan penumpang saat proses debarkasi.
Memastikan Keselamatan Transportasi Penyeberangan
Sekitar pukul 10.45 WIB, personel KP. VI-10-08, Brigpol Sinaga, mendapati salah satu pengguna jasa motor air penyeberangan yang mengalami kesulitan saat hendak menurunkan sepeda motornya dari atas kapal menuju dermaga. Mengingat kondisi kemiringan jembatan akses yang dipengaruhi pasang surut air, proses penurunan kendaraan roda dua tersebut memerlukan tenaga ekstra dan kehati-hatian tinggi agar tidak tergelincir.
Secara proaktif, Brigpol Sinaga segera turun tangan membantu mendorong kendaraan tersebut hingga mencapai area dermaga yang aman. Langkah ini merupakan bentuk mitigasi risiko kecelakaan di pelabuhan sekaligus upaya memperlancar arus bongkar muat penumpang agar tidak terjadi penumpukan di dermaga.
Implementasi Program Polisi Penolong
Langkah responsif ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Program ini menginstruksikan setiap jajaran Polairud untuk mengedepankan pelayanan yang humanis dan membantu setiap kendala fisik yang dihadapi masyarakat pengguna jasa perairan.
Komandan KP. VI-10-08 Batu Ampar menegaskan bahwa kehadiran petugas di titik-titik penyeberangan seperti ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust). Dengan adanya bantuan langsung di lapangan, masyarakat merasa lebih tenang dan aman dalam menjalankan aktivitas ekonomi harian mereka.


