
KAYONG UTARA – Komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pelayan terus diperkuat oleh jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat. Pada Kamis siang (19/2/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-09 Teluk Batang melaksanakan aksi nyata program “Polisi Penolong” di Pelabuhan Teluk Batang.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini difokuskan pada pemberian bantuan fisik kepada para nelayan dan pedagang lokal yang tengah melakukan aktivitas bongkar muat hasil laut.
Membantu Kelancaran Logistik Hasil Laut
Dalam kegiatan tersebut, personel KP. VI-10-09 Teluk Batang turun langsung membantu warga mengangkat hasil tangkapan berupa kerang dalam jumlah besar. Hasil laut tersebut dipindahkan ke atas motor tambang tradisional yang bersandar di dermaga.
Diketahui, komoditas kerang tersebut akan dibawa menuju Rasau Jaya untuk dipasarkan. Kehadiran personel kepolisian di lokasi sangat membantu mempercepat proses pemuatan barang, mengingat beban logistik yang cukup berat bagi para pekerja pelabuhan.
Implementasi Arahan Kakorpolairud Baharkam Polri
Aksi ini merupakan bentuk tindak lanjut dari Surat Telegram Kakorpolairud Baharkam Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 tentang program Polisi Penolong. Program ini menginstruksikan seluruh jajaran Polairud untuk aktif memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan perairan.
Komandan KP. VI-10-09 Teluk Batang menyatakan bahwa personel Polri tidak hanya bertugas melakukan pengamanan wilayah, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial terhadap kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Apresiasi Masyarakat Nelayan
Langkah humanis ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Para nelayan dan pemilik motor tambang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota Polairud Marnit Teluk Batang.
“Bantuan dari bapak-bapak polisi sangat meringankan pekerjaan kami di dermaga. Kami merasa lebih diperhatikan dan aman saat bekerja,” ujar salah satu warga di Pelabuhan Teluk Batang.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di area pelabuhan terpantau aman, tertib, dan lancar. Laporan ini telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan Pejabat Utama (PJU) Ditpolairud Polda Kalbar sebagai bukti dedikasi pelayanan Polri di wilayah Kalimantan Barat.


