

SAMBAS – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat nelayan di wilayah perbatasan. Pada Sabtu siang (11/4/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-11 Wilayah Paloh melaksanakan aksi Polisi Penolong dengan membantu nelayan tradisional membongkar dan menaikkan hasil tangkapan laut di Pelabuhan Tradisional Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap produktivitas ekonomi nelayan sekaligus memastikan pesan-pesan keselamatan pelayaran tersampaikan dengan baik.
Meringankan Pekerjaan Fisik Nelayan Tradisional
Sekitar pukul 11.00 WIB, saat para nelayan tradisional Merbau mulai merapat ke dermaga setelah melaut, personel KP. VI-10-11 segera turun tangan memberikan bantuan. Petugas membantu mengangkat keranjang-keranjang berisi hasil tangkapan dari atas perahu menuju pelabuhan untuk segera didistribusikan.
Bantuan tenaga ini dilakukan guna mempercepat proses bongkar muat, sehingga kualitas hasil laut tetap terjaga dan nelayan dapat segera beristirahat. Selain bantuan fisik, kehadiran petugas di tengah aktivitas nelayan juga dimanfaatkan untuk berdialog santai mengenai perkembangan situasi keamanan di wilayah perairan perbatasan.
Edukasi Keselamatan Pelayaran di Wilayah Paloh
Dalam kesempatan tersebut, Komandan KP. VI-10-11 Wilayah Paloh memberikan himbauan penting terkait keselamatan kerja di laut. Beberapa poin yang ditekankan kepada para nelayan meliputi:
- Pengecekan Alat Tangkap: Selalu memastikan alat tangkap dalam kondisi prima agar tidak membahayakan diri sendiri.
- Waspada Cuaca: Mengingatkan nelayan untuk terus memantau informasi cuaca sebelum memutuskan untuk berangkat melaut.
- Perlengkapan Keselamatan: Menghimbau penggunaan alat keselamatan diri (life jacket) sebagai prosedur standar saat berlayar.
Implementasi Program Polisi Penolong
Aksi sosial ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Dengan hadir secara fisik membantu pekerjaan nelayan, Ditpolairud Polda Kalbar berkomitmen untuk membangun kemitraan yang solid dan meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust).

Para nelayan tradisional Merbau menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian personel Polairud. Mereka merasa terbantu dengan adanya petugas yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga bersedia kotor dan berkeringat membantu pekerjaan sehari-hari nelayan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.


