
PONTIANAK – Sebagai bentuk implementasi program “Polisi Penolong”, personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat. Kali ini, kru Kapal Polisi (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau turun tangan membantu para anak buah kapal (ABK) yang kesulitan mengevakuasi mesin berat di Dermaga Pelabuhan Sheng Hie, Selasa (17/02/2026).Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 yang menekankan peran aktif kepolisian sebagai pelayan dan penolong masyarakat di wilayah perairan.Aksi Sigap Bantu Kelancaran LogistikSekitar pukul 08.00 WIB, personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau yang sedang bertugas di area pelabuhan melihat kru Kapal Bone 02 tengah kesulitan menurunkan mesin genset dari atas dek kapal. Mengingat bobot mesin yang sangat berat dan keterbatasan tenaga, personel Polri segera merapat untuk memberikan bantuan fisik.Dengan kerja sama tim yang solid, mesin genset tersebut berhasil ditarik dan diangkat dari kapal menuju mobil pick-up yang sudah menunggu di dermaga. Rencananya, mesin tersebut akan dibawa ke bengkel untuk dilakukan perbaikan guna menunjang operasional kapal kembali.”Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk pengamanan wilayah perairan, tetapi juga untuk memastikan bahwa masyarakat merasa terbantu dengan kehadiran Polri. Membantu mengangkat mesin yang berat ini adalah bagian kecil dari tanggung jawab kami sebagai Polisi Penolong,” ujar Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau.Apresiasi dari Masyarakat PerairanAksi sigap ini mendapat apresiasi langsung dari para ABK Kapal Bone 02. Mereka mengaku sangat terbantu, mengingat proses evakuasi mesin tersebut bisa memakan waktu lama jika dilakukan tanpa bantuan tambahan personel.”Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak dari Ditpolairud. Tanpa bantuan mereka, kami pasti kesulitan menaikkan genset ini ke mobil. Polri benar-benar hadir saat kami butuh bantuan,” ungkap salah satu ABK.Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga mesin berhasil dimuat dengan sempurna. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat perairan di Kalimantan Barat terus terjalin dengan harmonis.


