
PONTIANAK – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan aksi nyata dalam memberikan pelayanan prioritas bagi kelompok rentan. Pada Sabtu pagi (4/4/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melaksanakan giat Polisi Penolong dengan membantu evakuasi seorang lansia penderita stroke di Dermaga Pelabuhan Kapuas Indah, Kota Pontianak.
Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang memiliki keterbatasan fisik saat harus menggunakan moda transportasi air jalur sungai.
Aksesibilitas bagi Penumpang Berkebutuhan Khusus
Sekitar pukul 08.00 WIB, saat memantau arus keberangkatan penumpang di dermaga, petugas mendapati seorang penumpang lansia yang hendak berangkat menuju Sukadana menggunakan Speedboat LB. Sinergi Cipta Mandiri Express. Penumpang tersebut diketahui dalam kondisi pasca-stroke yang mengakibatkan kesulitan motorik untuk berjalan secara mandiri.
Melihat kondisi tangga dermaga yang cukup curam dan risiko tinggi saat proses perpindahan ke atas kapal, personel KP. VI-10-12 segera turun tangan. Petugas dengan sigap menggandeng penumpang tersebut menuruni tangga dermaga, kemudian mengangkatnya masuk ke dalam kabin kapal guna memastikan posisi duduk yang aman dan nyaman sebelum keberangkatan.
Implementasi Program Polisi Penolong
Kegiatan kemanusiaan ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau menegaskan bahwa kehadiran Polri di titik-titik transportasi air bertujuan untuk memberikan solusi atas kendala fisik yang dihadapi masyarakat binaan.
“Kami berkomitmen untuk hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai penolong di tengah masyarakat. Penumpang lansia dan penyandang disabilitas merupakan prioritas pelayanan kami agar mereka tetap bisa mendapatkan hak mobilitas yang aman di wilayah perairan,” ujar perwakilan unit patroli.
Apresiasi dari Keluarga Penumpang
Aksi sigap personel Ditpolairud Polda Kalbar ini mendapat apresiasi serta ucapan terima kasih yang tulus dari pihak keluarga penumpang. Kehadiran petugas dirasakan sangat membantu meringankan beban psikologis dan fisik keluarga dalam memastikan keberangkatan pasien menuju daerah tujuan di Sukadana berjalan lancar.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Dokumentasi serta laporan resmi telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan PJU Ditpolairud sebagai laporan pengabdian harian di wilayah hukum perairan Kalimantan Barat.


