
PEMANGKAT – Jajaran Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sambas menunjukkan komitmen nyata bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat melampaui tugas-tugas operasional keamanan perairan. Pada Kamis pagi (28/5/2026), Kasatpolairud Polres Sambas memimpin langsung aksi cepat tanggap kemanusiaan Polisi Penolong dengan mendonorkan darah secara darurat bagi seorang ibu yang membutuhkan pertolongan medis pascamelahirkan di RSUD Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Langkah responsif ini diambil guna memberikan penanganan cepat terhadap kebutuhan pasokan darah yang mendesak demi menyelamatkan nyawa pasien dalam kondisi kritis.
Respons Cepat dan Koordinasi Sigap Selamatkan Nyawa
Aksi kemanusiaan ini bermula ketika Satpolairud Polres Sambas menerima permohonan bantuan darurat dari salah satu keluarga masyarakat yang mengabarkan adanya seorang pasien ibu pascamelahirkan di RSUD Pemangkat yang mengalami kekurangan darah. Menanggapi situasi yang berpacu dengan waktu tersebut, Kasatpolairud AKP Agus Ganjar Nugraha, S.H., M.H., langsung melakukan koordinasi kilat dengan anggotanya untuk memeriksa kesesuaian dan kesiapan fisik.
Tanpa menunda waktu, AKP Agus Ganjar Nugraha bersama Briptu Handoko segera bertolak menuju Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Pemangkat untuk melaksanakan proses skrining kesehatan dan pengambilan darah. Langkah nyata ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam memberikan pelayanan prima saat masyarakat berada dalam kondisi darurat medis.
Pendampingan Moral dan Sambang Pasien di Ruang Perawatan
Usai mendonorkan darahnya, Kasatpolairud Polres Sambas beserta anggota menyempatkan diri untuk menyambangi langsung pihak keluarga dan sang ibu di ruang perawatan rumah sakit. Kehadiran petugas di sisi tempat tidur pasien tidak hanya untuk memastikan proses administrasi kantung darah berjalan lancar, melainkan juga untuk memberikan dukungan moril, doa, dan penguatan psikologis bagi kesembuhan total sang ibu.
Implementasi Nyata Maklumat Polisi Penolong
Kegiatan donor darah darurat ini merujuk langsung pada pedoman Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 tentang program Polisi Penolong. Kasatpolairud Polres Sambas menegaskan bahwa empati dan kepedulian sosial merupakan ruh utama dari tugas pengabdian Polri.
“Polairud tidak hanya hadir untuk menjaga kamtibmas di wilayah pesisir dan perairan, tetapi juga harus menjadi pelindung yang paling responsif saat masyarakat membutuhkan pertolongan yang menyangkut keselamatan jiwa. Donor darah ini adalah bentuk ketulusan kami untuk membantu sesama, dan kami bersyukur prosesnya berjalan lancar sehingga bisa langsung digunakan oleh pasien,” tegas AKP Agus Ganjar Nugraha.
Apresiasi Mendalam dari Pihak Keluarga Pasien
Pihak keluarga pasien yang menerima bantuan menyampaikan rasa haru yang mendalam serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kasatpolairud Polres Sambas dan jajaran. Mereka mengaku sangat terbantu dan bersyukur atas kepedulian responsif dari pihak kepolisian di saat situasi kritis melanda keluarga mereka. Seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


