
KETAPANG – Komitmen jajaran Ditpolairud Polda Kalimantan Barat dalam menghadirkan pelayanan prima dan rasa aman melalui program “Polisi Penolong” kembali ditunjukkan di lapangan. Pada Sabtu pagi (19/7/2026), personel dari KP. VI-10-15 Natai Kuini bergerak sigap membantu warga yang mengalami kesulitan beraktivitas akibat menyusutnya debit air di dermaga penyeberangan tradisional.Catatan Redaksi: Terdapat penulisan keselarasan hari/tanggal pada laporan baku, di mana tanggal 19 Juli 2026 jatuh pada hari Minggu, namun aksi kesiapsiagaan personel di lapangan tetap berjalan penuh dedikasi sejak pukul 10.30 WIB.Aksi humanis ini bermula saat Brigpol Lukmannul Hakim dan Bripda Khairul Yudha sedang melaksanakan monitoring serta pengawasan rutin terhadap aktivitas transportasi air di Desa Natai Kuini. Akibat debit air sungai yang sedang surut, jarak antara dek kapal penyeberangan tradisional dan lantai dermaga menjadi cukup tinggi, sehingga menyulitkan warga yang membawa barang bawaan berat.Melihat situasi tersebut, kedua personel Polairud ini langsung turun tangan. Mereka bahu-bahu membantu menaikkan sepeda motor milik warga dari dermaga ke atas motor air penyeberangan. Tidak hanya itu, petugas juga berinisiatif membantu mengangkat barang-barang belanjaan milik salah satu warga agar proses bongkar muat berjalan lebih cepat dan aman.Sembari memberikan bantuan fisik, personel KP. VI-10-15 Natai Kuini juga melakukan dialogis edukatif bersama operator angkutan air.”Kami mengimbau kepada seluruh operator motor air penyeberangan tradisional agar selalu berhati-hati, menempatkan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama, serta tidak memuat barang secara berlebihan (overload) yang dapat memicu risiko kecelakaan di perairan,” tegas Komandan KP. VI-10-15 Natai Kuini.Aksi tanggap dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Bripda Khairul Yudha beserta rekan sejawatnya ini menuai respons positif dari komunitas lokal. Warga yang merasa terbantu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan, keramahan, dan kehadiran nyata jajaran Ditpolairud Polda Kalbar yang membuat aktivitas penyeberangan mereka menjadi jauh lebih ringan.


