
PONTIANAK – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat terus menunjukkan dedikasi pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan bagi para pengguna jasa transportasi air. Pada Kamis pagi (16/4/2026), personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melaksanakan aksi Polisi Penolong dengan membantu seorang ibu dan bayinya di Dermaga Speed Kapuas Indah, Kota Pontianak.
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan penumpang kelompok rentan, terutama saat kondisi geografis perairan memberikan tantangan ekstra bagi mobilitas warga.
Pendampingan Ibu dan Bayi Saat Kondisi Air Surut
Sekitar pukul 09.00 WIB, kondisi air Sungai Kapuas di sekitar Dermaga Kapuas Indah terpantau sedang surut. Hal ini menyebabkan jarak antara dermaga dan kapal menjadi lebih tinggi dari biasanya, sehingga menyulitkan penumpang untuk naik ke atas kapal. Personel KP. VI-10-12 yang sedang bertugas mendapati seorang ibu yang hendak berangkat menuju Sukadana menggunakan Speedboat LB. RPM terlihat kesulitan saat harus melangkah turun ke kapal sambil menggendong bayinya.
Melihat risiko keselamatan tersebut, personel Polairud segera menghampiri dan memberikan bantuan. Petugas dengan hati-hati membantu menggendong bayi tersebut untuk memudahkan sang ibu menuruni tangga dermaga yang curam. Setelah sang ibu berada di posisi yang stabil di dalam speedboat, petugas menyerahkan kembali bayi tersebut dengan aman. Aksi responsif ini memastikan keberangkatan ibu dan bayi tersebut tidak terhambat oleh kondisi alam.
Implementasi Nyata Program Polisi Penolong
Aksi ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. VI-10-12 Tanjung Pulau menegaskan bahwa kehadiran polisi di pelabuhan harus menjadi solusi praktis bagi kendala fisik yang dihadapi masyarakat.
“Keselamatan anak-anak dan kaum ibu adalah prioritas utama kami di dermaga. Kondisi air surut seringkali menjadi hambatan fisik bagi penumpang. Dengan membantu menggendong bayi dan menuntun penumpang, kami ingin memastikan proses keberangkatan berjalan aman tanpa risiko jatuh atau tergelincir,” ujar perwakilan unit patroli.
Apresiasi dari Penumpang Tujuan Sukadana
Ibu tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kesigapan personel Ditpolairud Polda Kalbar. Ia merasa sangat terbantu dan merasa lebih tenang saat harus menaiki kapal di tengah kondisi dermaga yang cukup sulit bagi orang tua yang membawa anak kecil.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi serta laporan resmi telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan PJU Ditpolairud sebagai laporan pengabdian harian di wilayah hukum perairan Kalimantan Barat.


