
MEMPAWAH – Kepedulian yang menyentuh langsung aspek kesehatan warga perairan kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat. Pada Sabtu (20/6/2026) pagi, personel Kapal Patroli (KP) Penata VI-1006 turun tangan memberikan pelayanan mobilitas bagi seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang membutuhkan logistik medis darurat.
Aksi tanggap ini bermula sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah hukum Unit Patroli Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah. Saat petugas sedang melaksanakan patroli rutin dan memantau aktivitas di kawasan perairan, mereka mendapati salah seorang ABK kapal bernama Saudara Agustinus yang sedang kebingungan dan memerlukan bantuan untuk menuju daratan demi membeli perbekalan obat-obatan esensial yang mulai menipis.
Merespons kebutuhan mendesak tersebut, personel KP. Penata VI-1006 dengan sigap langsung mengulurkan bantuan. Petugas mengantarkan Saudara Agustinus secara langsung menuju pusat pertokoan di Pasar Jungkat agar ia dapat membeli perbekalan medis yang dibutuhkannya di apotek setempat dengan cepat dan aman.
Langkah humanis ini merupakan wujud nyata dari implementasi program “Polisi Penolong” yang mengacu pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025. Melalui aksi jemput bola seperti ini, jajaran Ditpolairud Polda Kalbar berkomitmen untuk selalu hadir memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat pesisir.
“Akses terhadap obat-obatan merupakan kebutuhan yang sangat krusial, terlebih bagi para pekerja kapal yang beraktivitas di perairan. Dengan mengantarkan langsung Saudara Agustinus ke apotek terdekat, kami ingin memastikan urusan medis warga tidak terhambat dan mereka mendapatkan penanganan yang semestinya,” ujar perwakilan personel KP. Penata VI-1006 Muara Jungkat.
Pendampingan dan bantuan tulus yang diberikan oleh para petugas kepolisian ini mendapat apresiasi mendalam dari Saudara Agustinus. Ia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan kesigapan personel KP. Penata VI-1006. Kehadiran Polri di saat darurat dinilai sangat menenangkan dan membantu para pekerja kapal.


