
PONTIANAK – Aksi tanggap darurat dan pelayanan humanis ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat di pintu masuk perairan kota. Pada Senin (15/6/2026) pagi, personel Kapal Patroli (KP) VI-10-12 Tanjung Pulau melakukan aksi penyelamatan dengan mengevakuasi seorang penumpang kapal yang tiba di pelabuhan dalam kondisi sakit parah.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Dermaga Pelabuhan Senghie, Kota Pontianak. Saat petugas sedang melaksanakan pengawasan dan pengamanan kedatangan kapal, Kapal Motor (KM) Emerald Star bersandar setelah melakukan perjalanan jauh dari Pulau Penebang menuju Pontianak.
Ketika proses penurunan penumpang berlangsung, petugas mendapat laporan bahwa ada salah satu penumpang yang kondisinya sangat lemah, didera sakit, hingga sama sekali tidak bisa berjalan untuk turun dari kapal.
Melihat situasi kritis tersebut, para personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau langsung bergerak cepat. Petugas bergegas mengambil tandu darurat, naik ke atas deck kapal, dan dengan hati-hati mengangkat penumpang yang sakit tersebut. Petugas kemudian memapah tandu melewati jembatan dermaga untuk dievakuasi langsung ke dalam mobil ambulance yang sudah bersiap di area pelabuhan. Penumpang tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Djaya Pontianak agar segera mendapatkan penanganan medis intensif.
Langkah respons cepat ini merupakan implementasi nyata dari program “Polisi Penolong” yang merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025. Program ini mewajibkan setiap personel Polri untuk selalu tanggap, sigap, dan hadir memberikan pertolongan pertama di saat masyarakat mengalami kesulitan atau kondisi darurat.
“Ketika melihat ada penumpang yang sakit dan tidak mampu berjalan, prioritas utama kami adalah keselamatan dan kecepatan evakuasi. Kami langsung menggunakan tandu agar proses pemindahan ke ambulance berjalan aman tanpa memperparah kondisi fisik yang bersangkutan,” ujar perwakilan personel KP. VI-10-12 Tanjung Pulau.
Aksi kemanusiaan yang cepat dan terkoordinasi dari kru kapal patroli ini mendapat apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dari pihak keluarga penumpang maupun kerabat sesama pengguna jasa kapal. Mereka mengaku sangat bersyukur atas kepedulian dan kesigapan petugas Polairud yang bersiap di Pelabuhan Senghie.


