
Pada Senin pagi (27/4/2026), personel Kapal Patroli (KP) PENATA VI-1006 melaksanakan giat Polisi Penolong dengan membantu nelayan menaikkan hasil tangkapan ikan di wilayah perairan Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah.
Langkah ini diambil untuk mempercepat proses distribusi hasil laut dari kapal ke daratan sehingga kesegaran komoditas perikanan tetap terjaga.
Bantuan Tenaga untuk Percepatan Distribusi Ikan
Sekitar pukul 10.00 WIB, saat melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan Jungkat, personel KP. PENATA VI-1006 mendapati nelayan yang baru saja kembali dari melaut dengan membawa hasil tangkapan yang melimpah. Melihat para nelayan yang sedang sibuk memindahkan keranjang-keranjang ikan yang cukup berat, petugas segera merapat dan memberikan bantuan tenaga.
Bantuan fisik ini dilakukan untuk meringankan beban para nelayan yang telah bekerja keras di laut sekaligus memastikan proses bongkar muat berjalan tertib dan aman. Kehadiran personel di titik bongkar muat ini juga dimanfaatkan untuk memantau aktivitas ekonomi di pesisir guna memastikan tidak ada kendala keamanan yang menghambat distribusi pangan hasil laut.
Implementasi Nyata Program Polisi Penolong
Aksi sosial ini merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025 mengenai program Polisi Penolong. Komandan KP. PENATA VI-1006 Muara Jungkat menegaskan bahwa membangun kepercayaan masyarakat (public trust) dilakukan dengan hadir langsung mendukung mata pencaharian warga.
“Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman dan bantuan nyata. Dengan membantu nelayan menaikkan hasil tangkapannya, kami ingin menunjukkan bahwa Polri senantiasa mendukung produktivitas masyarakat pesisir. Kami ingin hubungan antara Polairud dan nelayan di Muara Jungkat terus terjalin harmonis,” ujar perwakilan unit patroli.
Apresiasi dari Masyarakat Nelayan
Para nelayan yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Ditpolairud Polda Kalbar. Bantuan tenaga ini dirasakan sangat membantu, terutama setelah mereka menempuh perjalanan melaut yang melelahkan. Kehadiran petugas kepolisian yang responsif membuat suasana di dermaga terasa lebih nyaman dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi serta laporan resmi telah diteruskan kepada Direktur Polairud Polda Kalbar dan PJU Ditpolairud sebagai bentuk transparansi pelayanan harian di wilayah hukum perairan Kalimantan Barat.


