
MEMPAWAH – Kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan tradisional terus digulirkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat. Pada Jumat (26/6/2026) pagi, jajaran personel Kapal Patroli (KP) Penata VI-1006 kembali turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan.
Aksi humanis yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di wilayah hukum Unit Patroli Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah. Di sela-sela pelaksanaan patroli perairan rutin, petugas menyambangi pemukiman dan pangkalan nelayan setempat untuk memantau situasi kamtibmas sekaligus bersilaturahmi secara langsung dengan warga tangkap.
Dalam kesempatan tatap muka tersebut, personel Polairud mengulurkan bantuan berupa paket sembako kepada para nelayan kecil guna membantu mencukupi kebutuhan pokok harian keluarga mereka. Aksi sosial ini merupakan wujud nyata implementasi dari program “Polisi Penolong” yang merujuk pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025.
“Penyaluran paket sembako ini adalah bentuk empati dan dukungan tulus kami terhadap para nelayan tradisional di Muara Jungkat. Melalui kehadiran langsung di tengah-tengah ruang aktivitas mereka, kami ingin memberikan rasa aman sekaligus meringankan sedikit beban ekonomi yang dihadapi masyarakat pesisir,” ujar perwakilan personel KP. Penata VI-1006.
Mendapat perhatian dan uluran bantuan pangan dari petugas kepolisian, perwakilan nelayan yang menerima paket sembako menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya aksi sosial yang diinisiasi oleh personel Ditpolairud KP. Penata VI-1006 Muara Jungkat ini.


