
KUBU RAYA – Jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir membawa solusi bagi masyarakat perairan. Pada Selasa (16/6/2026) siang, personel Kapal Patroli (KP) VI-10-08 Batu Ampar memberikan bantuan teknis secara spontan kepada warga yang mengalami kendala kerja di area pelabuhan.
Aksi tanggap ini dimulai sejak pukul 11.00 WIB di kawasan Pelabuhan Batu Ampar. Saat tengah melaksanakan pengawasan wilayah dan memantau aktivitas masyarakat perairan, salah satu personel KP. VI-10-08 Batu Ampar, Bharatu Hendra, mendapati seorang warga yang sedang kebingungan dan kewalahan di dermaga karena mesin kato (mesin pompa/penggerak air) miliknya mendadak mogok dan tidak bisa dihidupkan.
Melihat kesulitan warga tersebut, Bharatu Hendra dengan sigap langsung menghampiri dan mengulurkan bantuan tenaga serta keahliannya. Bersama pemiliknya, ia ikut membongkar dan mengotak-atik bagian mekanik mesin kato tersebut hingga kendala teknisnya teratasi dan mesin dapat kembali menyala dengan normal.
Langkah ini merupakan wujud nyata pelaksanaan dari program “Polisi Penolong” yang mengacu pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkum Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025, di mana setiap personel dituntut peka dan responsif terhadap kesulitan warga di sekitarnya.
“Mesin kato merupakan alat kelengkapan kerja yang sangat penting bagi aktivitas warga di sini. Ketika mesin ini mogok, otomatis pekerjaan mereka terhambat. Oleh karena itu, kami langsung turun tangan membantu memperbaikinya agar aktivitas warga bisa segera berjalan kembali,” ujar perwakilan personel KP. VI-10-08 Batu Ampar.
Mendapat bantuan yang sangat berarti di saat darurat, warga yang menerima pertolongan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ditpolairud Polda Kalbar, khususnya personel Polairud Batu Ampar. Kehadiran polisi yang humanis dan serba bisa di lapangan dirasa sangat meringankan beban masyarakat.


