
SAMBAS – Komitmen untuk terus hadir sebagai mitra karib dan penolong masyarakat pesisir kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat. Pada Selasa (16/6/2026) siang, personel Kapal Patroli (KP) VI-10-11 Wilayah Paloh melaksanakan aksi jemput bola dengan menyambangi dan membantu para nelayan di ujung utara Kalbar.
Aksi humanis yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berpusat di Pelabuhan Tradisional Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Saat kapal-kapal nelayan tradisional mulai merapat usai mengarungi lautan, para personel Polairud dengan sigap langsung turun ke dermaga untuk membantu mengangkat dan menaikkan keranjang-keranjang berisi ikan hasil tangkapan mereka ke atas pelabuhan.
Gotong-royong spontan ini merupakan wujud nyata implementasi program “Polisi Penolong” yang mengacu pada Surat Telegram Kakorpolairud Baharkam Polri Nomor: ST/472/X/HUM.3.3./2025.
Tidak hanya menyumbangkan tenaga untuk meringankan pekerjaan fisik warga, Komandan beserta jajaran KP. VI-10-11 juga memanfaatkan momentum hangat tersebut untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan penting terkait keselamatan berlayar.
“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan tradisional di Merbau untuk selalu menomorsatukan keselamatan saat melaut. Sebelum berangkat, pastikan untuk selalu memeriksa kondisi kelayakan kapal, kesiapan alat tangkap, dan yang paling utama adalah memantau perkembangan cuaca demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di laut lepas,” ujar perwakilan personel KP. VI-10-11 Wilayah Paloh.
Aksi peduli dan edukasi yang disalurkan dengan pendekatan persuasif ini mendapat respons yang sangat positif dari komunitas nelayan setempat. Para nelayan tradisional Merbau menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian tulus yang ditunjukkan oleh personel Ditpolairud Marnit Paloh. Kehadiran polisi di sisi mereka tidak hanya meringankan beban kerja, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata.


